Banyak sekali momen-momen di tahun ini. Pahit, manis, sedih, bahagia dan sebagai-seterusnya. Saya memulai tahun 2015 dengan biasa saja, tak ada spesialnya. Merayakan tahun baru di bundaran Hotel Indonesia (HI), berempat. Ya, satu pasangan dan sebagiannya tidak. Maksudnya saya dan teman saya satunya hanya teman, tak lebih dari itu.

Merayakan tahun baru 2015
Saya dan beberapa teman merayakan tahun baru 2015 di HI.

Tak terasa, tahun yang sedikit berat dalam hidup saya ini berakhir. Kenapa bisa dibilang sediki  berat? Simple jawabannya. Saya di pertengahan tahun ini sempat tidak bekerja selama satu bulan penuh. Dan saat itu ketika bulan puasa. Otomatis dalam segi finansial saya sangat tertatih dan lemah. Dampaknya hingga saat ini masih terasa. Perantau, namun nganggur selama sebulan. Betapa susahnya kala itu.

Tahun 2015 juga saya banyak sekali menulis di blog ini. Di bulan ketika saya nganggur saya menghasilkan beberapa tulisan di blog. Sangat aktif dan memang sedang tidak ada kerjaan lainnya. Lhawong pas puasa, ndak ada kegiatan, satu-satunya cara menepis rasa lapar & haus adalah menulis. Itulah kegiatan sehari-sehari saya ketika bulan puasa.

Skip dulu masalah keuangan. Kemudian untuk segi percintaan sama saja. mirip dengan keuangan. Berat dan bisa dibilang mengenaskan. Ngambang dan (entah) kurang jelas.

Pernah, nembak cewek dan ditolak ketika itu juga. Tanpa pikir panjang yang saya tembak tersebut. Pernah, deketin cewek satu kampus, dan bisa dikatakan dalam tahap pendekatan saya gagal. Macam-macam dan hasil akhirnya kurang sedikit menyenangkan bagi saya. Mungkin bisa dibilang, percintaan tahun ini kurang memihak pada kehidupan saya.

Lantas, tahun 2015 ini juga saya membeli dan membuat situs web yang saya kelola dan update sendiri. Di antaranya adalah settingiphone.com dan ngawi.org. untuk yang pertama, saya jarang update di sana, kemudian untuk web yang kedua lebih sering saya update. Satu kuncinya, malas apa enggak. Itu saja.

Web ngawi.org bisa dibilang untuk postingannya seimbang dengan blog pribadi ini. Seminggu ada satu postingan, kadang seminggu bisa dua postingan pun seminggu lebih ndak ada tulisan yang muncul. Sebab utamanya adalah, sibuk dengan berbagai kesibukan yang saya dapat dari pekerjaan utama saya. Ya, perusahaan yang memberi saya upah setiap bulannya, agar bisa terus berputar roda kelangsungan hidup saya.

Berbagai macam hal saya lewati di tahun 2015 ini. Dari sejahtera hingga berada di titik terendah kehidupan saya. Saya lalui dengan kepala tegak dan tak terlalu meikirkannya. Sekali lagi, untuk dampak terendah masih akan saya hadapi di awal tahun depan. Masa kerja saya habis pada tanggal 05 januari mendatang.

Kemudian untuk dunia perkuliahan tidak ada yang istimewa. Saya masuk seperti biasa, selalu telat beberapa menit bahkan hintungan jam dan memang sudah menjadi kebiasaan saya. Tak ada yang spesial. Nilai dalam dua semester terakhir malah menurun dibandingkan tahun sebelumnya. Tapi saya menikmati itu. Saya jalani dengan suka-suka. Tak begitu exited pada tingkat-tingkat awal saya kuliah. Mungkin ini berada dalam titik kebosanan. Saya ndak mikir yang berat-berat atau mbentoyong. Ada tugas, ya dikerjain (walaupun nyontek atau kadang baru ingat atau dikasih tahu oleh teman sekelas ketika di kampus, pas hari H-nya).

Waktu UTS/UAS ya gak belajar, saya lalui dengan biasa saja. Ndak pusing dengan belajar semalaman suntuk hingga terkantuk-kantuk di pagi harinya. Malah, saya ngantuknya pas di kelas karena kebanyakan begadang, tentu bukan karena belajar. Saya melalui ini semua mengalir tanpa beban, justru yang membuat beban di perkuliahan saat ini adalah uang semester saya. Ya, pada intinya balik lagi kepada keuangan.

Tahun 2015 membuat saya letih dan tertatih. Banyak kejadian yang membuat saya menjadi belajar lebih banyak. Pengalaman satu demi satu saya pelajari. Ilmu-ilmu baru yang belum saya temui di tahun sebelumnya saya dapatkan. Dan hal-hal lain.

 

Dalam menyambut tahun baru 2016 yang kurang beberapa jam ini. Saya tak minta muluk-muluk permintaan dan tak membuat resolusi-resolusian layaknya orang pada umumnya. Target? Jelas saya ada. Namun, tak semuanya bisa disebutkan dan bisa dikatakan atau di-share di publik. Kadang, ada beberapa bagian yang tidak untuk konsumsi umum. Pun kadang ada yang harus diketahui oleh publik.

Sekiranya cukup segini perpisahan akhir tahun 2015 ini. Dan ini adalah postingan penutup dalam tahun ini. Ya, selamat tahun baru, dan lalui tahun yang akan datang dengan gembira.

Ayo tiup terompetmu……. eh, eh, ntar dulu. Coba lihat terompetnya ada tulisan Al-Qur’an-nya tidak? Awas, nantik kena razia oleh pak pulkis loh. (“,)

 

Selamat tahun baru 2016, teman.

Teetttttt teeeeetttttt preeetttttt preettttt teeettttt….

 

*gambar goodbye 2015 dari shutterstock.com