Dalam membangun apa pun itu memerlukan beberapa hal yang perlu diperhatikan, baik dari niat, modal, proses dan lain-lain. Begitu pula dengan membangun sebuah perusahaan. Kita tidak bisa sembarangan membuat dan setelah itu tidak tahu apa tujuannya.

Ketika membuat perusahaan, harus tahu tujuannya untuk apa, pasarnya siapa, dan bermanfaat bagi masyarakat atau tidak. Tiga hal tersebut sangat mempengaruhi perusahaan tersebut bisa jalan atau justru tumbang di tengah jalan.

Setiap langkah yang diambil dalam menentukan kemajuan perusahaan itu sangat penting. Hati-hati dan menghitung dengan cermat adalah hal yang dibutuhkan saat mengambil keputusan. Di Indonesia maupun di dunia banyak perusahaan yang tidak bisa bertahan lama karena salah dalam mengambil keputusan.

Jika kita belajar dengan perusahaan di Indonesia yang bisa bertahan lebih dari setengah abad, kita bisa berkaca pada PT. Astra International, Tbk. Di Indonesia, siapa sih yang tidak mengenal perusahaan multi nasional ini. Astra International pertama kali berdiri pada tahun 1957. Mereka memulai usahanya sebagai perusahaan dagang.

Dua belas tahun berjalan, Astra menjadi distributor kendaraan Toyota di Indonesia. Dengan melebarkan usahanya, tentunya banyak langkah dan inovasi yang telah diambil manajemen Astra saat itu. Di tahun selanjutnya Astra ditunjuk sebagai satu-satunya distributor sepeda motor Honda di Indoensia, selain itu juga menjadi satu-satunya distributor mesin perkantoran Xerox.

Tidak puas dengan itu, di tahun 1971 Astra mendirikan dua nama PT sekaligus yakni PT. Federal Motor dan PT. Toyota Astra Motor (TAM) di tahun itu juga mereka meluncurkan produk sepeda motor Honda 90 Z (90cc).

Jika dilihat dari Filosofi dari perusahaan ini memiliki empat filosofi atau yang sering disebut dengan Catur Dharma.
1. Menjadi milik yang bermanfaat bagi bangsa dan bernegara
2. Memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan
3. Menghargai individu dan membina kerja sama
4. Senantiasa berusaha mencapai yang terbaik

Jika melihat empat filosofi di atas kita bisa mengetahui apa saja yang menjadi prioritas utama dari Astra.

Astra International

Bisnis Astra
Selama 60 tahun perjalanannya, kini Astra telah melebarkan sayapnya dengan mengembangkan tujuh lini bisnis, mulai dari otomotif, jasa keuangan, alat berat & pertambangan, agribisnis, infrakstuktur & logistik, teknologi informasi dan properti. Namun banyak orang yang mengetahui bahwa Astra itu hanya bermain di sisi otomotifnya saja. Memang benar, saat ini di lini otomotif, Astra membagi dalam empat kategori yakni Mobil, sepeda motor, komponen, dan lain-lain.

Dari ke empat kategori, misalnya pada Mobil saja Atra memiliki 6 produk mobil. Dari mulai Toyota, Daihatsu, Isuzu, UD trucks, Peugeot dan BMW. Betpa besarnya Astra saat ini.

Maka bukan hal yang mengejutkan jika Astra telah menjadi inspirasi bagi perusahaan-perusahaan yang saat ini sedang merintis. Soal penghargaan, jangan ditanya lagi. Astra International memiliki segudang penghargaan yang tidak bisa didapatkan oleh perusahaan lain. Penghargaan terakhir yang ditorehkan oleh Astra pada tahun 2016 adalah menjadi Best Company, Social Bussines Innovation Award, IDX Best Blue dan masih banyak lagi. Bahkan pada tahun 2013 lalu, Astra International Tbk, dinobatkan sebagai Asia’s Best Companies.

Inovasi dan Inspirasi Astra

Jika ditanya apa saja inovasi dari PT. Astra International Tbk, selama enam puluh tahun perjalanannya, maka akan mendapatkan jawabannya yang tak ada habisnya. Sebab, dalam perjalanannya Astra telah melakukan berbagai inovasi. Inovasi-inovasi besar telah dilakukan oleh Astra hingga menjadi seperti sekarang. Dengan berbagai inovasi itulah membuat Astra menjadi inspirasi bagi banyak pelaku usaha baik di Indonesia maupun di Asia sekalipun.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here