Beberapa tahun terakhir di Indonesia sedang menggeliat bisnis e-commerce. Pasalnya adalah saat ini pengguna internet di Indonesia jumlahnya setiap tahunnya terus naik. Bisnis E-Commerce menjadi salah satu bisnis yang menggiurkan. Namun pemain e-commerce di Indonesia masih dikuasai oleh beberapa pelaku e-commerce saja.

Maka bukan hal yang aneh jika ekonomi digital di Indonesia digadang-gadangkan akan menjadi salah satu yang terbesar di Asia Tenggara, bahkan di Asia. Menurut Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) pengguna internet pada tahun 2017 mencapai 143,26 juta jiwa, potensi ekonomi digital tersebut bukan isapan jempol belaka.

Pentrasi Pengguna Internet di Indonesia Tahun 2017
Penetrasi Pengguna Internet di Indonesia Tahun 2017 | APJII

Jika kita melihat transaksi digital di Indonesia, angkanya pun dari tahun ke tahun juga meningkat. Hal ini karena transaksi online saat ini sudah menjadi hal yang umum. Kondisi seperti ini sangat berbeda dengan sepuluh tahun silam, yang mayoritas akan berpikiran negatif dengan bisnis online. Bahkan banyak pula yang berpikir bahwa belanja online itu menipu. Namun stigma negatif tersebut dari tahun ke tahun terkikis dengan hadirnya marketplace di Indonesia dan kecanggihan teknologi.

Membeli barang di internet saat ini sudah menjadi tren di masyarakat. Terlebih lagi adalah generasi Milenial dan Z, seakan aktivitas ini sudah biasa. Maka pemanfaatan internet di dunia ekonomi ini sangat menguntungkan sekali. Dari mulai membantu pekerjaan, membeli suatu barang, transaksi perbankan, dan lain sebagainya.

Pemanfaatan Internet Bidang Ekonomi
Pemanfaatan Internet Bidang Ekonomi | APJII

Dengan pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia, membuat berbagai bidang usaha juga kecipratan untuk tumbuh, salah satunya adalah layanan pengiriman barang. Jika beberapa jenis usaha tergusur dengan adanya inovasi ke digital, namun jasa pengiriman ini malah bisa menjadi bidang usaha yang akan terus bertahan dan semakin membesar. Hal ini tak lain karena saat ini masyarakat lebih memilih belanja online dibanding dengan belanja konvensional. Alasannya selain mudah dan bisa memilih barang lebih banyak, juga menghemat waktu. Harganya pun terkadang malah lebih murah dibanding dengan harga di toko biasa.

Pada Senin, 08 Mei 2018 lalu Alfamart, salah satu jaringan toko swalayan di Indonesia berinovasi dengan mengembangkan bisnis digitalnya bernama Alfatrex. Hal ini sangat masuk akal, karena jumlah gerai Alfamart di Indonesia saat ini mencapai 13.500 gerai yang tersebar di seluruh pelosok di Indonesia.

Saat Saya Menghadiri Grand Launching Alfatrex di The Pallas, SCBD Jakarta
Saat Saya Menghadiri Grand Launching Alfatrex di The Pallas, SCBD Jakarta

Inovasi yang dilakukan oleh Alfamart ini menjadikan pemain jasa pengiriman barang di Indonesia semakin bersaing dengan sengit. Dengan adanya Alfatrex, membuat pengusaha UMKM, penjual online, dan konsumen akan lebih mudah untuk mengirim dan menerima barang. Betapa tidak, saat ini Alfamart di setiap wilayah selalu ada gerainya, apalagi di perkotaan,tak kurang dari 500 meter akan ada gerai Alfamart yang berdiri.

Kecepatan, Ketepatan, dan Terpercaya adalah konsep yang diusung oleh Alfatrex untuk melayani para pelanggan. Alfatrex juga memiliki 4 keunggulan produk andalannya, yakni:

Same Day Service

Produk ini khusus untuk kita yang ingin mengirim paket secara cepat dan terpercaya. Karena layanan ini hanya membutuhkan waktu pengiriman kurang dari 15 jam.

Next Day Service

Jika layanan yang pertama adalah dengan waktu kurang dari 15 jam. Maka layanan Next Day Service khusus untuk pengiriaman paket dengan estimasi pengiriman di atas 15 jam, dan di bawah 48 jam.

Regular Service

Produk layanan ini khusus untuk yang ingin mengirim paket dengan estimasi waktu di atas 48 jam dan di bawah 72 jam.

Economy Service

Produk layanan terakhir dari Alfatrex adalah Economy Service, yakni dengan estimasi pengiriman paket di atas 72 jam. Layanan ini juga dikhususkan untuk pengiriman paket dalam jumlah besar.

Dengan hadirnya Alfatrex di kancah layanan pengiriman, maka ke depannya pertumbuhan belanja online dipastikan akan lebih besar lagi dibanding dengan tahun-tahun sebelumnya. Inovasi dari Alfamart ini juga menjadi babak baru bagaimana layanan serupa bersaing dan membuat strategi agar menjadi layanan pengiriman barang di Indonesia.