Setiap orang pasti memiliki karakter dan ciri khasnya masing-masing. Begitupula dengan penampilan, baik perempuan maupun laki-laki. Dengan zaman yang terus berubah dan perubahannya sangat cepat, kita harus bisa tampil up to date. Tidak mau kan jika kamu dibilang ketinggalan zaman? Menjaga penampilan sehari-hari itu tidak dikhususnkan untuk perempuan saja, namun pria juga wajib memperhatikan penampilan.

Jika dulu terdapat kalimat “Rambut adalah Mahkota dari Perempuan” tampaknya kalimat tersebut sedikit demi sedikit harus diubah, karena pria zaman sekarang juga sangat peduli dengan rambutnya apalagi di era sosial media seperti sekarang.

Dengan perkembangan teknologi dan perubahan gaya hidup masyarakat terutama di kota-kota besar di Indonesia, membuat anak-anak muda ingin tampil beda dan eksis di dunia maya. Gaya hidup, pola pikir, dan tampilan generasi milenial bisa dikatakan berbeda dengan generasi sebelumnya. Generasi milenial ini memang unik dan terkadang membingungkan.

Nah untuk menjaga agar tampilan sehari-hari bagi kaum pria, harus memperhatikan beberapa hal, di anataranya adalah pakaian, gaya rambut dan lain sebagainya.

Untuk model atau gaya rambut, kaum pria harus bisa menyesuaikan dengan tren dan juga karakteristik bentuk wajah dan jenis rambut. Karena setipa orang itu berbeda-beda, maka tidak bisa jika kamu ketika ingin potong rambut meniru artis A, B atau C.

Soal penampilan rambut ini sangat penting, maka bukan hal yang aneh jika di Indonesia beberapa tahun terakhir ini bermunculan barbershop di mana-mana, baik di daerah maupun di kota-kota besar Indonesia.

Menurut data Indonesia Barbershop (IBA) hingga pertengahan 2017 tercatat ada 5.000 brand barbershop yang ada di Indonesia. Data tersebut masih terus bertambah dan itu pun yang telah terdaftar, padahal masih banyak juga yang belum tercatat.

“Persaingan bisnis barbershop di Jakarta sudah sangat ketat, tetapi kami yakin dengan konsep premium yang kami tawarkan peluangnya masih terbuka,” ungkap Robi Jonathan Ocejo, pemilik Travers Barbershop pada grand opening barbershop miliknya pada Sabtu, 4 November 2017 di Kelapa Gading Jakarta.

Travers Barbershop Kelapa Gading
Pemilik Travers Barbershop saat Grand Opening Travers Barbershop Kelapa Gading

Di Jakarta memang banyak bermunculan barbershop, baik yang berada di mal-mal maupun di ruko, hal ini membuat pelaku bisnis barbershop harus memiliki strategi dan konsepnya masing-masing.

Lantas apa yang membedakan Travers dengan barbershop lainnya?
Travers adalah barbershop pertama yang hadir dengan konsep full premium services di Jakarta. Bagi pelanggan yang datang ke Ttravers, tidak hanya mendapatkan pelayanan potong dan cuci rambut saja, tapi mereka juga akan mendapatkan layanan handuk panas dan urut. Artinya, dengan konsep ini, Travers memiliki keunggulan dibanding dengan barbershop lain di Jakarta. Selain itu, Barber Travers datang dari daerah-daerah di Indonesia seperti dari Kalimantan, Sulawesi dan Sumatera.

Travers Barbershop Kelapa Gading
Travers Barbershop Kelapa Gading

Hal ini seperti yang dikatakan oleh Glenndy Peruge, Indonesia Barber Hair Artist “Selain layanan full premium services, Travers Brbershop juga menghadirkan keunikan lain, yaitu tukang pangkas rambutnya. Selama ini tukang pangkas rambut itu hanya terkenal dari daerah Garut, Jawa Barat. Namun di sini, tukang pangkas rambutnya berasal dari Kalimantan, Sulawesi dan Sumatera. Mereka semua adalah tenaga-tenaga yang profesional di bidang pangkas rambut. Ini merupakan kesempatan yang baik dilakukan oleh Travers dalam hal menciptakan lapangan kerja, karena di ketiga daerah itu banyak sekali tukang pangkas rambut yang ahli.”

Travers Barbershop, Kelapa Gading
Travers Barbershop, Kelapa Gading. pic: viva.co.id

Sekilas tentang Travers Barbershop

Travers Barbershop merupakan usaha bersama empat sekawan, yakni Robi Jhonatan Oceje, Juan Vincent Ijaya, Andrew Kristanto dan Hardy. Barbershop ini pertamakali dibuka di Pematang Siantar,, Sumatera Utara pada 2016 lalu. Dengan konsep dan strategi yang dilakukan oleh Travers, bukan tidak mungkin Travers akan terus berekspansi di kota-kota lain, salah satunya di Kelapa Gading, Jakarta.

Soal target market dari Travers, barbershop ini mengkhususkan pada generasi milenial. “Targetnya dari usia 18-40 tahun. Walau nggak mematok hanya untuk anak muda tapi kami mengakui bahwa generasi milenial lebih peduli penampilan,” kata Robi.

Pomade di Travers Barbershop, Kelapa Gading
Pomade di Travers Barbershop, Kelapa Gading

Untuk harga, Travers Barbershop mematok harga 80-100 ribu. Tergantung perawatan tambahan yang diminta. Oh ya, produk dari Travers seperti sampo, shaving cream, styling pomade menggunakan produk premium asal Belanda yakni Reuzel dan Vilain.

Travers Barbershop
Jl. Cengkir Gading No. 23, Kelapa Gading, Jakarta
Buka: 10.00-21.00
Instagram: @traversbarbershop