ROBIT.ID – Penetrasi pengguna asuransi di Indonesia saat ini hanya 2,99 persen. Artinya masih banyak masyarakat Indonesia yang belum memiliki asuransi. Alasan yang paling banyak kita dengar karena tidak berasuransi adalah saat membeli asuransi itu ribet, mahal, dan tidak aman. Sebenarnya masih ada alasan-alasan lain. Namun ketiga alasan tersebut yang menjadi faktor utama bagi masayarakat di Indonesia.

Maka pengguna asuransi di Indonesia dari tahun ke tahun kenaikan angkanya bisa dibilang stagnan. Padahal jika kita berbicara mengenai asuransi, terdapat banyak manfaat bagi pengguna. Namun hal ini masih kurang disadari oleh masyarakat. Hal ini juga karena minimnya edukasi tentang asuransi atau pemanfaatan uang untuk masa depan.

Saya sendiri saat awal-awal bekerja, juga sanagt cuek dengan asuransi. Karena saya merasa buat apa mengeluarkan uang setiap bulan dan digunakan untuk membayar premi asuransi. Buang-buang duit saja.

“Orang masih muda ini, nanti ajalah kalau mau ikut asuransi”

Begitulah pikiran saya. Tapi, ternyata pemikiran itu salah kaprah. Karena berasuransi itu teryata paling tepat dilakukan saat kita masih muda. Karena dengan langkah tersebut, kita sudah mempersiapkan atau investasi kesehatan untuk masa depan.

Namun yang menjadi persoalan adalah, seperti yang telah saya tulis di awal. Bahwa membeli asuransi itu susah, mahal, dan harus melengkapi berbagai administrasi yang ribet. Niatnya ingin berasuransi, tapi kalau sistemnya ribet, kan banyak calon pembeli yang batal untuk berasuransi. Bener bukan?

Apalagi di era digital seperti sekarang, orang inginnya cepat, mudah, dan serba online. Karena saat ini masyarakat, apalagi yang tinggal di perkotaan bisa dikatakan tidak bisa lepas dari yang namanya internet. Menurut data yang dikeluarkan oleh Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) pada tahun 2016, bahwa pengguna internet di Indonesia mencapai 132,7 juta. Lebih dari 50 persen rakyat Indonesia berarti sudah mengenal internet. Uniknya lagi, pertumbuhan pengguna internet di Indonesia dari tahun ke tahun naiknya sangat signifikan.

Dengan perkembangan teknologi yang juga semakin cepat, maka jika perusahaan tidak berinovasi, bisa dipastikan akan tertinggal oleh perusahaan lain. Hal ini pula berlaku dalam saat memberikan layanan membeli asuransi. Jika pembelian asuransi masih menggunakan metode konvensional, maka pengguna asuransi di Indonesia angkanya tak akan besar.

Melihat persoalan tersebut, PT FWD Life Indonesia (FWD Life) meluncurkan produk terbarunya yang dinamakan FWD Loop. Artinya FWD Life sekarang menjadi pelopor asuransi berasis digital di Indonesia. Dengan diluncurkan FWD Loop, diharapkan dapat membantu pertumbuhan pengguna asuransi di Indonesia.

Peluncuran FWD LooP di Empirica, SCBD 2
Peluncuran FWD LooP di Empirica, SCBD (12/02)

Peluncuran FWD Loop juga mengukuhkan bahwa PT FWD Lifw Indonesia ke depannya akan menyasar ke pasar generasi milenial. Karena dengan FWD Loop, kita bisa langsung mengkases website FWD Indonesia dan melakukan pembelian asuransi. Yang menguntungkan lagi adalah, produk dari FWD Loop juga menyediakan harga premi yang murah dibandingkan dengan perusahaan asuransi lain.

“Visi kami adalah mengubah cara pandang masyarakat tentang asuransi dan kami berkomitmen untuk terus berinovasi guna menjawab kebutuhan masyarakat akan produk asuransi yang menawarkan perlindungan yang lengkap dengan harga yang terjangkau. Dan tentunya didukung oleh teknologi sehingga proses pembelian asuransi jiwa bisa semudah belanja online,” jelas Choo Sin Fook saat peluncuran FWD Loop di Empirica, SCBD Lot. 8 Hall A, Jakarta (12/02).

Peluncuran FWD LooP di Empirica, SCBD
Peluncuran FWD LooP di Empirica, SCBD, Jakarta (12/02)

Nah, apa saja keunggulan dari FWD Loop?
Terdapat tiga kelebihan yang diberikan FWD LooP kepada nasabah, di antaranya adalah Value, Fairness, dan Simplicity. Tiga hal tersebut juga yang menjadikan kita untuk membeli asuransi.

  1. Value (Perlindungan lengkap dan tidak menguras dompet)
    • Dengan harga terjangkau, FWD LooP menyediakan empat manfaat asuransi, yakni:
    manfaat meninggal dunia senilai IDR250 juta, manfaat meninggal dunia atau cacat tetap
    total karena kecelakaan senilai IDR125 juta, manfaat penyakit kritis senilai IDR125 juta dan manfaat penggantian biaya rawat inap sampai kelas kamar IDR500 ribu/hari.
    • Nilai premi disesuaikan dengan usia calon nasabah mulai dari:
    – IDR250.000 per bulan untuk usia 18 – 25 tahun
    – DR500.000 per bulan untuk usia 26 – 40 tahun
    – IDR750.000 per bulan untuk usia 41 – 45 tahun
    – IDR1.000.000 per bulan untuk usia 46 – 55 tahun.
  2. Fairness (Perlindungan terbaik tanpa banyak ‘tapi’)
    • Tidak ada pemotongan biaya di depan dan seluruh uang yang dibayarkan langsung
    diinvestasikan sejak tahun pertama.
    • FWD LooP memiliki sedikit pengecualian.
  3. Simplicity (Pengalaman nasabah yang didukung inovasi digital)
    • Semudah belanja online, nasabah bisa dengan mudah mendapatkan dan mempelajari
    manfaat yang diberikan oleh FWD LooP secara online kapan saja dan dimana saja dengan bahasa yang mudah dipahami melalui www.fwd.co.id/FWDLooP.
    • Untuk memudahkan nasabah, FWD LooP hadir dalam bentuk paket standar dengan harga sesuai usia sehingga nasabah akan dengan mudah memahami manfaat apa saja yang didapatkan sejak awal.

“Proses pembelian FWD LooP juga dapat dilakukan semudah memesan aplikasi transportasi online melalui perangkat mobile. Cukup akses www.fwd.co.id/FWDLooP setelah itu nasabah dan agen hanya perlu bertemu 1 kali untuk langsung memiliki perlindungan asuransi sekaligus investasi dengan cepat tanpa ribet.” pungkas Hendra Thanwijaya selaku Direktur & Chief Agency Officer.

Saya bersama teman-teman Blogger menghadiri peluncuran FWD LooP
Saya bersama teman-teman Blogger menghadiri peluncuran FWD LooP

Nah dengan adanya FWD Loop, kini masyarakat Indonesia khususnya generasi milenial lebih mudah dalam membeli asuransi. Jadi mulai dari sekarang kita bisa mengubah mindset tentang asuransi, bahwa berasuransi itu sekarang mudah!

Lantas, kamu kapan berasuransi? 😀