Setiap orang pasti memiliki makna berbeda-beda mengenai ulang tahun. Bagi saya, ulang tahun adalah bertambahnya usia dan harus kita maknai dengan bersyukur. Bersyukur bukan semata-mata digambarkan dengan pesta, namun lebih daripada itu.

Dengan ulang tahun kita bisa berpikir capaian-capaian apa yang telah kita dapat, dan bagaimana harapan ke depannya. Ulang tahun bukan sekadar tambah usia tapi bagaimana kita menyikapi bertambahnya usia tersebut.

Berbicara mengenai ulang tahun, tepatnya pada 30 Oktober 2017, salah satu hotel ternama di Jakarta, Aston Marina Hotel merayakan ulang tahunnya yang ke-9.

Di anniversary-nya ini, Aston mengangkat tema “I Love Local Product”. Usia sembilan jika kita persepsikan dengan manusia adalah di mana ia mulai tumbuh dan mengenal dunia-dunia luar dan perubahan dari anak-anak menuju arah dewasa.

Kebetulan saya diundang untuk menghadiri acara ulang tahun Aston Marina Hotel. Dalam rangkaian perayaan ulang tahunnya ini, Aston Marina Hotel menggelar selama tiga hari berturut-turut, yakni 10-12 November 2017.

Seperti temanya, Aston Marina Hotel mengusung produk lokal dalam acara perayaan anniversary-nya. Dari mulai peragaan busana batik asli betawi, bazaar, tarian, cooking class dan lain sebagainya.

Pada perayaan ini, Aston Marina Hotel mengundang beberapa pelaku usaha kecil di bawah naungan Inacraft yang membuat perayaan ulang tahunnya semakin berwarna.

Perayaan Anniversary Aston Marina Hotel
Sebelum acara dimulai, kami para blogger mengikuti games yang diadakan oleh MC. Games-nya seputar Aston Marina Hotel, mulai dari pertanyaan alamat lengkah hotel, ada berapa kamar dan lain-lain. Setelah games usai, acara yang dinantikan tiba juga. Perayaan anniversary Aston marina Hotel dibuka dengan sambutan dari General Manager, Achmad Noer, kemudian dilanjut dengan doa dan pemotongan tumpeng. Hadir pula dari berbagai perwakilan baik dari kepolisian maupun tokoh masyarakat sekitar.

Annyversary Aston Marina Hotel
Annyversary Aston Marina Hotel | @astonmarinaancol

Setelah itu, acara dilanjut dengan peragaan busana. Menariknya adalah peragaan busana tersebut adalah peragaan busana batik asli Indonesia, yakni batik Gobang Jakarta (betawi) hasil karya dari Ethys Mayoshi.

Ketika peragaan busana batik, ternyata saya baru tahu bahwa batik betawi itu bagus-bagus dan memiliki beragam corak. Saya yang tidak paham dengan batik, bisa menjadi belajar banyak soal ini. Selain peragaan batik, di balik panggung juga terdapat ibu-ibu yang sedang membatik. Para tamu bisa melihat langsung proses membatik.

Nah jika kamu ingin liburan bersama keluarga, kamu bisa langsung menuju ke sini ya.