Robit.id – Gagal Jantung adalah kondisi kesehatan serius ketika jantung tidak dapat memompa darah yang cukup ke seluruh tubuh, disebabkan oleh otot-otot jantung dari waktu ke waktu. Hal ini menyebabkan darah yang ada di dalam tubuh tidak dapat mengantarkan cukup oksigen dan makanan ke tubuh agar bekerja dengan normal, dan dapat mengakibatkan tubuh mudah lelah atau letih.

Lalu apa saja sih penyebab penyakit gagal jantung? Beberapa penyebab seseorang menderita gagal jantung adalah gaya hidup kurang sehat seperti jarang berolahraga, kebiasaan makan yang kurang tepat dan merokok masih menjadi keseharian yang dijalani.

“Penyakit gagal jantung tidak dapat disembuhkan, oleh sebab itu sangat penting bagi masyarakat agar lebih paham akan penyakit ini dan mengetahui gejala-gejalanya agar pengidap gagal jantung dapat memiliki kehidupan yang lebih aktif dan panjang,” ungkap Prof. Dr. Bambang Budi Siswanto dari Rumah Sakit Jantung Harapan Kita pada Press Conference yang bertajuk “Set Your Life Back in Motion” di Hotel Borobudur, Sabtu (29/7). “Jantung adalah salah satu organ terpenting, namun terkadang orang cenderung mengabaikan gejala yang mengisyaratkan bahwa jantung mereka sedang bermasalah. Gagal jantung adalah kondisi kronis yang serius ketika jantung tidak dapat lagi memompa cukup darah demi memenuhi kebutuhan oksigen tubuh akibat melemahnya otot jantung seiring berjalannya waktu. Hal Ini bisa mempengaruhi tiap individu berapapun usianya” Lanjutnya.

Prof. Dr. Bambang Budi Siswanto Press Conference Set Your Life Back in Motion
Prof. Dr. Bambang Budi Siswanto , MD, FIHA, FAsCC, FAPSC,FACC di Press Conference Set Your Life Back in Motion (dok. Novartis)

Menurut data dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) bidang kesehatan tahun 2015, pembiayaan untuk penyakit Katatrospik menghabiskan biaya sebanyak 14,3 Triliun Rupiah. Penyakit Katatrospik adalah penyakit yang high cost, high volume dan high risk. Yang paling besar untuk penderita Penyakit Jantung yaitu sebesar 6,9 Triliun Rupiah (48,25%), kemudian diikuti Gagal Ginjal Kronik Rp 2,7 Triliun (18,9%), Kanker Rp 2,4 Triliun (16,8%), Stroke Rp 1,1 Triliun (7,7%), Thalasemia Rp 448 Miliar (2,8%), Sirosis Hepatis Rp 225 Miliar (1,4%), Leukimia 188 MIliar (1,3%) dan Haemofolia 100 Miliar (0,7%).

Obat Baru Untuk Penderita Gagal Jantung

Perusahaan farmasi bernama Novartis yang memiliki kantor pusat di Swiss, secara aktif membuat penemuan baru yang membawa pengobatan medis ke arah yang baru. Obat LCZ696 dari Novartis ini pertamakali diluncurkan di Eropa dan Amerika Serikat sejak 18 bulan yang lalu.

“Demi mengurangi memburuknya kondisi pasien gagal jantung, Novartis menghadirkan pengobatan gagal jantung baru LCZ696 dengan nama molekul sacubitril valsartan sodium hydrate di kelas perawatan ARNi (Angiotensin Receptor-Neprilysin inhibitor) di Indonesia, sejak pertama kali diluncurkan di Eropa dan Amerika Serikat 18 bulan yang lalu” ujar Presiden Direktur Novartis Indonesia, Milan Paleja. Selain menjadi Presiden Direktur Novartis untuk Indonesia, Milan Paleja adalah anggota dari Asia Leadership Management Team.

Milan Paleja di Press Conference Set Your Life Back in Motion
Milan Paleja di Press Conference Set Your Life Back in Motion (dok. Novartis)

Konferensi press “Set Your Life Back in Motion” ini juga dihadiri oleh Dr. Llily Sriwahyuni Sulistyowati, MM dari Kementerian Kesehatan RI, dan dihadiri pula oleh Prof. Sim Kheng Leng David, Senior Consultant of Director Heart Failure Programme in Department of
Cardiology, National Heart Centre Singapore.

Dr. Lily Sriwahyuni di Press Conference Set Your Life Back in Motion
Dr. Lily Sriwahyuni di Press Conference Set Your Life Back in Motion (dok. Novartis)

Dr. Lily Sriwahyuni juga mengimbau masyarakat untuk mengendalikan faktor resiko Penyakit Jantung Koroner (PJK) dengan melakukan aksi C.E.R.D.I.K yaitu:

Cek kesehatan secara teratur untuk megendalikan berat badan agar tetap ideal dan tidak berisiko mudah sakit, periksa tensi darah, gula darah, dan kolesterol secara teratur. Enyahkan asap rokok dan jangan merokok. Rajin melakukan aktivitas fisik minimal 30 menit sehari, seperti berolah raga, berjalan kaki, membersihkan rumah. Upayakan dilakukan dengan baik, benar, teratur dan terukur. Diet yang seimbang dengan mengkonsumsi makanan sehat dan gizi seimbang, konsumsi buah sayur minimal 5 porsi per hari, sedapat mungkin menekan konsumsi gula hingga maksimal 4 sendok makan atau 50 gram per hari, hindari makanan/minuman yang manis atau yang berkarbonasi. Istirahat yang cukup. Kelola stress dengan baik dan benar.

  • Ica Annajmi

    Luar biasa! Semoga dengan adanya tulisan tulisan mengenai gagal jantung dan metode CERDIK ini masyarakat kita terbantu untuk mengubah pola hidup ya 🙂

  • Mari terapkan metode C.E.R.D.I.K untuk kesehatan yang lebih baik