Setiap orang memiliki brand tersendiri, baik dari kamu bangun sendiri maupun dari orang lain. Cara membangun personal branding yang benar dan tepat akan membantu kamu dalam karir maupun di lingkungan.

Sebenarnya apa sih yang dimaksud dengan personal branding? Personal branding merupakan kualitas-kualitas yang disematkan kepada seseorang. Misalnya saya diasosiasikan sebagai seorang blogger, freelancer atau sematan lainnya. Itulah yang dimaksud dengan personal branding secara sederhana. Poinnya adalah kualitas yang kamu proyeksikan untuk orang lain.

Cara Membangun Personal Branding

Saat ini banyak orang yang ingin membranding dirinya sebagai selebgram, influencer, dan lain sebagainya. Tapi masih banyak pula cara yang mereka lakukan salah, sebenarnya bukan salah, tapi kurang efektif saja sih.

Bukannya saya sok-sokan yang paling benar dan paham mengenai personal branding. Tapi saya mencoba membagi dari pengalaman dan apa yang telah saya lakukan. Jika teman-teman di sini ada yang belum tahu tentang saya, berarti branding saya masih kurang. Tapi dengan teman-teman mengunjungi blog ini, semoga bisa lebih tahu tentang saya.

Melihat profil atau brand seseorang itu sekarang sudah gampang banget. Karena bisa melihatnya melalui berbagai cara, salah satunya dari media sosial. Begitupula dengan perusahaan, ketika kamu sedang melamar kerja, maka seorang HRD sering mencari profilmu di media sosial.

Robit Mikrojul Huda
Hai, perkenalkan, nama saya Robit Mikrojul Huda 😀

Untuk itu, apa sih yang perlu diperhatikan dalam membangun personal branding yang benar?

Membangun Personal Branding di Media Sosial

Seperti yang telah saya singgung di atas, bahwa perusahaan atau orang lain saat ini jika ingin mengetahui lebih dalam tentang kamu, maka mereka akan mencarinya di media sosial.

Membangun personal branding di media sosial itu harus kita lakukan. Apalagi saat ini hampir semua orang memiliki media sosial, baik Facebook, Instagram, Twitter, bahkan Linkedin, atau media sosial lainnya. Tapi yang perlu kamu ingat adalah setiap media sosial memiliki perlakukan yang berbeda-beda.

Sebelum kamu membangun identitas di media sosial, yang pertama kamu ketahui adalah, “Apa tujuan kamu ingin dikenal orang lain (banyak orang)”. Misalnya kamu ingin menjadi influencer di bidang teknologi, makanan, atau traveler, dan lain sebagainya. Dalam membangun brand tersebut harus benar, dan positif.

Jika kamu misalnya ingin branding sebagai seorang travel blogger. Maka buatlah blog dengan tulisan orisinil. Kamu benar-benar mengunjungi destinasi tertentu, dan jangan lupa harus ada foto kamu di situ.

Cara Membangun Personal Branding di Facebook

Facebook adalah platform media sosial yang populer di masyarakat. Meskipun media sosial yang satu ini sudah banyak yang meninggalkan dan pindah ke media sosial lainnya, nyatanya Facebook masih bagus pasarnya.

Ketika kamu membuat branding di Facebook, harus benar dan tepat. Agar hasilnya juga lebih efektif dan tujuan kamu berhasil. Sebagai contoh bahwa kamu adalah seorang travel blogger. Maka time line Facebookmu harus diisi dengan postingan-postingan mengenai travel.

Contohnya kamu posting sedang traveling di kota A, sedang menginap di hotel B, dan lain sebagainya. Tapi postingnya harus tepat, jangan sampai menjelekkan hotel A, apalagi tanpa bukti.

Selain itu setidaknya kamu juga sering membagikan postingan-postingan yang berkaitan dengan traveling. Misalnya postingan dari National Geographic, Solo Travel Society, dan lain sebagainya.

Cara Membangun Personal Branding di Instagram

Nah ini yang sedang happening atau hits di media sosial. Instagram adalah media sosial terpopuler saat ini. Bahkan hampir semua orang yang mengakses internet memiliki akun Instagram. Apalagi anak-anak muda. Instagram menjadi media sosial favorit bagi mereka.

Oleh karena itu, membangun personal branding di instagram itu sangat diperlukan. Instagram adalah media sosial dengan postingan yang dikhususkan untuk posting gambar atau foto. Maka jika kamu ingin membangun personal branding di media sosial ini, kamu lebih mudah dibanding media sosial lain.

Misalnya saja kamu ingin branding sebagai food blogger. Cara yang kamu lakukan adalah dengan memposting foto-foto yang berkaitan dengan makanan, resto, kedai, ataupun hasil masakanmu sendiri. Selain itu, saat memposting foto, atur tone-nya harus sama atau senada, agar membuat feeds instagram kamu lebih ciamik dan disukai followers kamu.

Hal ini juga akan meningkatkan followers di instagram dan orang akan mengenal kamu sebagai food blogger. Oh ya, blog kamu juga harus berisi tulisan tentang makanan, dan lainnya yang masih terkait dengan makanan.

Cara Membangun Personal Branding di Blog

Menjadi seorang blogger, jika sudah dikenal itu mengasikkan dan menguntungkan. Jika kamu seorang travel blogger, maka kamu bisa diundang untuk menginap di salah satu hotel A, misalnya. Atau kamu diundang oleh maskapai B, dan diberi tiket gratis ke luar negeri dan lain sebagainya dan keuntungan-keuntungan lainnya.

Modal utama menjadi travel blogger adalah blog. Blog yang bagus itu yang pertama dari nama, dan harus berdomain sendiri. Misalnya punya saya robit.id, simpel dan mudah dikenal bukan? Di mana sih membeli domain itu? Saat ini penyedia domain banyak sekali kok, baik di Indonesia maupun luar negeri. Tapi kamu gak usah khawatir sih soal ini, karena saya dan beberapa teman sedang membangun jasa pembuatan website, coba dilihat dulu deh Digitalic.id. Jika sekiranya kamu mau bikin blog atau website, pakai Digitalc aja.

Setelah memiliki blog, kamu harus menulisnya dengan baik mengenai travel, wisata, atau tips dan sebagainya.

Profil Robit Mikrojul Huda
Silahkan kontak saya untuk membicarakan segala hal, blog, konten, atau tentang sponsorship 🙂

Nah itulah beberapa tips cara personal branding yang bisa kamu coba. Semoga dengan adanya tulisan yang saya buat ini, kamu semakin paham mengenai personal branding. 🙂

Salam branding.

46 COMMENTS

  1. Wahh, kalau konten-konten saya di instagram. facebook, twitter dan blog masih bervariasi e mas, ya seputar daily life gitu. Cuma kalau di blog saya memang membangunnya untuk menulis review, acara-acara yang saya ikuti dan lomba.
    kadang pengen juga sih kalau saya isi dengan tema yang saya sukai. misalnya travelling hehe

  2. wah dapat ilmu banyak nih
    membangu personal branding meang perlu ya as
    tapi, peningkatan karya juga tak kalah penting apalagi yang bermanfaar bagi sesama

  3. Ceritanya sig sekarang lagi branding buat 3 fokus tulisan. Kuliner,traveling dan lifestyle..tapi apalah daya. Isinya masih kebanyakan event. suka sedih kadang di situ liat blog sendiri.

  4. Iya betul, aku juga sedang ingin membranding diri untuk membuat konten-konten khusus yang aku minati, sementara ini rencana aku berminat tentang parenting. Nah berarti selain parenting, di sosial media seperti facebook misalnya jangan ada postingan lain selain parenting dong ya mas robit?

    • Sebenernya boleh-boleh saja Mba, tapi persentasenya harus lebih besar mengenai parenting Mba. Semangatt Mba.

  5. Membangun personal branding itu perlu sekali dilakukan. Bagus sekali jika sudah bisa menentukan mau jadi apa secara spesifik. Saya sendiri masih dalam tahap mencari apa yang akan saya fokuskan karena masih campur-campur ala gado-gado.. 🙂

  6. Baca ini jd sadar kalo feed IG nya berantakan , personal branding nya gak ada. Sepertinya harus di rapihkan biar tau mau arah kmn . Bener juga sih yaa personal branding itu buat diri kita jd terlihat lebih “mahal” nilainya.