Teman-teman pasti sering banget kan akhir-akhir ini dengar mengenai bitcoin? Mata uang digital satu ini memang sedang hangat diperbincangkan, baik di lokal maupun dunia.

Satu keping Bitcoin saat ini sangat berharga, karena harganya jutaan. Hingga tulisan ini dibuat (2 November 2018), harga 1 bitcoin 96 juta rupiah. Harga Bitcoin selalu berubah, bahkan di akhir tahun lalu harganya mencapai ratusan juta.

Saat ini sudah hal umum, jika banyak orang yang ingin jual-beli itcoin. Bukan hanya itu saja, akan tetapi juga ada yang menambang atau mining. Sedikit penjelasan mengenai Bitcoin, dan tambang-menambang pernah saya tulis beberapa waktu lalu di sini. Di tulisan ini, saya tidak akan membahas mengenai Bitcoin dan cara kerjanya.

Loh, kenapa si kok saya tiba-tiba ngomongin soal mata uang digital atau cryptocurrency? Jadi pada hari Rabu, 31 Oktober 2018, kemarin saya bersama teman-teman Blogger Jakarta mendapat undangan untuk menghadiri peluncuran UDAX di Indonesia. Pada peluncuran ini juga didukung oleh Bisnis Indonesia. Udax atau United Digital Assets Exchange.

Peluncuran ini dilakukan di Java Ball Room, The Westin Jakarta. Udax diluncurkan atas inisiasi dari Southeast Asia Blockchain Alliance (SEABA) atau Aliansi Blockchain Asia Tenggara. Sebentar, sampai di tulisan ini, gak bikin pusing, kan?

Semoga tidak bingung ya. Peluncuran UDAX Indonesia dipimpin langsung oleh Roger Wang, Bobby Lieu, Yuan Yunfeng, Yang Xinfeng, Jiang Kuizhe, Denny Christ, Jing Chengmin, dan Leo Yang. Hmmm, namanya memang asing di telinga kita, ya. Tapi, dari Indonesia ternyata ada perwakilan kok, yakni Dr. Komang B Aryasa,  ia bekerja di Telekomunikasi Indonesia atau PT Telkom Indonesia sebagai Kepala Riset dan Big Data.

Pada acara ini, selain meluncurkan UDAX Indonesia, bursa asset digital UDAX (United Digital Assets Exchange) Global menggelar Konferensi Aliansi Blokchain Asia Tenggara (SEABA) sekaligus sebagai inagurasi berdirinya UDAX Indonesia.

Memang sebelumnya saya pernah menulis mengenai Bitcoin, dan cara kerjanya. Namun sampai sekarang saya masih ragu untuk membeli. Tentu gak langsung satu bitcoin, akan tetapi hanya beberapa persennya gitu.

Namun rasanya keraguan tersebut sedikit demi sedikit akan terkikis. Karena memang era sekarang sudah hal yang umum menggunakan mata uang digital. Semuanya serba digital. Peraturan Pemerintah Indonesia memang masih belum mengesahkan Bitcoin untuk transaksi jual-beli, akan tetapi bitcoin boleh digunakan sebagai investasi.

CEO Udax Global, Bobby Lieu juga menilai perkembangan pasar blockchain di Indonesia cukup bagus. Oleh karena itu ia berani mendirikan Udax Indonesia. Udax sebelumnya sudah beroperasi di berbagai negara di Asia, seperti Hong Kong, Malaysia, Singapura, dan Korea Selatan. Perusahan ini berkantor pusat di China.

Peluncuran Udax Indonesia
Peluncuran Udax Indonesia

“Tujuan event ini adalah memperluas jaringan blockchain (koin dan token) yang sudah ada di Indonesia agar lebih kompetitif, pangsa pasar di Indonesia bagus, dan UDAX ini sudah bergabung dengan aliansi Blockchain se-Asia Tenggara SEABA (Southeast Asia Blockchain Alliance),” ungkap CEO Udax Global, Bobby Lieu.

Selain itu, kehadiran UDAX Indonesia juga akan mempromosikan pertukaan dan kerjasama industri blockchain di Indonesia maupun di luar negeri.

Website Udax Indonesia
Website Udax Indonesia

Pada peluncuran Udax Indonesia, juga menghadirkan diskusi panel dari berbagai nara sumber. Seperti yang telah saya sebut di atas, ada Dr. Komang Budi Arysa dari Telkom Indonesia, Bobby Lieu, Stephanie Wong (Dorothy), Quan He (ARMY 21), dan Roger Wang (EEC). Diskusi panel ini mengangkat topik “Crypto Currency and Digital Economy Market Review and Development”  

Memang agak berat sih diskusi yang saya hadiri ini. Apalagi diskusinya memakai bahasa Inggris dan Mandarin. Lebih banyak bahasa Inggris, sih. Jadi, saya harus benar-benar serius untuk menyimak diskusi ini.

Penandatanganan Udax di Indonesia
Penandatanganan Udax di Indonesia

Udax Indonesia tidak hanya menghadirkan platform pertukaran aset kripto, melainkan juga menghadirkan berbagai solusi lain berbasis teknologi blockchain.

“Platform exchange merupakan pintu masuk menuju perkembangan teknologi blockchain yang lebih besar. Kami yakin akan potensi pasar di Indonesia untuk berbagai solusi berbasis blockchain,”  ungkap Bobby Lieu, CEO Udax.

Keamanan dalam transaksi Bitcoin, Ethereum dan mata uang digital lain harus canggih. Hal ini sudah dipikirkan dengan matang oleh UDAX. Bahkan di UDAX juga ada ‘hacker-nya’ sendiri. Tugasnya adalah untuk mencari celah atau bug yang ada di UDAX.

Saya bersama teman-teman Blogger Jakarta menghadiri peluncuran Udax Indonesia
Saya bersama teman-teman Blogger Jakarta menghadiri peluncuran Udax Indonesia

Dengan peluncuran UDAX di Indonesia, kini teman-teman sudah bisa mengaksesnya di udax-id.com. Platform ini tersedia di dekstop maupun mobile. Bagi yang mau bertransaksi, bisa langsung ke websitenya.

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here