Jika dulu sebelum adanya internet, mendapat informasi atau berita itu biasanya hanya dari televisi, radio, dan koran. Masyarakat selalu menantikan kabar-kabar terbaru baik dari dalam maupun luar negeri melalui tiga kanal media tersebut.
Tapi, era seperti yang saya katakan di atas sudah mulai tergeser dan sangat berbeda dibandingkan dengan era sekarang. Hal ini kareana saat ini adalah eranya digital. Zaman internet. Apa-apa serba cepat. Di zaman yang serbaga digital seperti sekarang, kita sangat mudah dalam memperoleh berita.
Dengan adanya internet, kita tak perlu menunggu lagi acara berita di televisi, maupun radio, atau bahkan menerima berita di esok hari dari koran langganan. Karena dengan mengakses internet, berita dari ujung dunia, bisa kamu terima langsung. Tak menunggu hitungan hari, jam, atau menit. Kamu bahkan bisa memantau berita tersebut setiap saat dan di manapun, yang terpenting, terdapat akses internet.
Mendapat berita dari internet tentunya melalui banyak hal. Tapi mayoritas masyarakat saat ini memeperoleh berita melalui media sosial. Media sosial memang menjadi tempat paling mudah mendapatkan informasi. Baik berita mainstream maupun anti mainstream.
Pentingnya Media Sosial

Kekuatan Media sosial memang sangat berpengaruh. Sekarang ini teman-teman jangan menyepelekan dengan media sosial. Karena di sinilah, semua berita didistribusikan, mulai berita benar maupun palsu.
Apalagi saat ini masyarakat Indonesia khususnya pengguna internet, paling tidak telah memiliki media sosial. Mulai dari Facebook, Twitter, Instagram, dan lain sebagainya. Bahkan ada pengguna internet yang memiliki hampir semua media sosial.
Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet di Indonesia (APJII) mencatat pada tahun 2017, pengguna internet di Indonesia terdapat 143,26 juta jiwa. Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, pengguna internet naik sebesar hampir 11 juta. Menariknya lagi adalah masyarakat dalam mengakses internet itu digunakan untuk chatting (89,35%), media sosial (87,13%), mencari informasi (74,84%), dan lain sebagainya.
Dilihat data di atas menunjukkan bahwa media sosial memang sangat erat dengan masyarakat Indonesia. Untuk itulah mengapa saya katakan, di era digital seperti sekarang, media sosial sangat penting.
Saya akan membahas sedikit mengenai pentingnya media sosial dari pengalaman dan sepengetahuan saya. Semoga teman-teman yang membaca tulisan ini akan paham bahwa media sosial itu sangat berpengaruh dalam kehidupan kita. Berpengaruh di sini tak hanya dalam satu sisi, tapi hampir semua sisi. Saya akan membagi dalam beberapa kategori mengenai pentingnya media sosial.
Pentingnya Media Sosial dalam Komunikasi Politik

Waduh kok malah ngomongin politik sih? Padahal saya gak mau ngomongin tentang ini. Tapi ya sudahlah, terlanjur dibuat, maka saya akan sedikit mengulasnya.
Masih ingat kan, revolusi yang terjadi di Mesir beberapa waktu lalu. Saat itu perlawanan masyarakat Mesir yang tidak mau dipimpin oleh Husni Mubarok yang otoriter, begitu masif menyebar melalui media sosial, di Twitter dan Facebook. Dengan penyebaran di media sosial, masyarakat bersatu untuk menumbangkan rezim Husni Mubarok kala itu.
Mesir hanya satu contoh saja. Di Indonesia, media sosial juga digunakan kok oleh politikus, aktivis, maupun pemerintah. Komunikasi politik melalui media sosial memang berpengaruh dalam mendulang elektabilitas seorang politikus.
Maka jangan kaget, ketika Pilkada, Pemilihan Legislatif, maupun Pilpres, banyak bertebaran media sosial politikus yang dimaintenance lebih baik dibanding sebelumnya. Postingan-postingan dari politikus, mulai dari aktifitas, program, dan informasi tentang dirinya terus diproduksi.
Kekuatan media sosial bagi seorang politikus sangat berpengaruh jika dikelola dengan baik. Digital agency, atau perusahaan sejenis pasti lebih paham soal pentingnya media sosial bagi politikus. Maka sangat aneh jika seorang caleg, tidak menggunakan starteginya dalam mendulang suara melalui media sosial. Peran media sosial dalam komunikasi politik itu tidak bisa disepelekan. Bahkan bisa juga mengalahkan media arus utama.
Terlebih lagi sekarang terdapat banyaknya Key Opinion Leader (KOL), yang terjun di dunia politik untuk mendulang suara salah satu caleg misalnya. Poinnya saya ingin mengatakan bahwa jika Anda seorang politikus, aktifis, atau pejabat, maka media sosial sangat membantu Anda agar dikenal masyarakat.
Contoh yang masih hangat adalah Ridwan Kamil, walikota Bandung. Saat masih menjabat walikota, Kang Emil – sapaan akrabnya, sangat aktif di media sosial, baik di Facebook, Instagram, maupun Twitter.
Kemudian ketika ia mencalonkan diri sebagai Gubernur Jawa Barat, maka dengan kepopulerannya di media sosial Kang Emil memenangkan kontestasi tersebut.
Pengguna media sosial kini bukan hanya datang dari anak-anak muda, anak-anak sekolah, maupun mahasiswa. . Sebab, pengguna media sosial kini digunakan oleh hampir semua lapisan masyarakat. Jadi, sekali lagi, jangan memandang sebelah mata mengenai media sosial.
Waduh, terlalu panjang ya penjelasan mengenai ini. Kita lanjut di kategori lain.
Pentingnya Media Sosial Bagi Masyarakat

Sekarang pindah ke sisi masyarakat. Apa sih pentingnya media sosial bagi kita, masyarakat. Tentunya sangat penting, tapi harus dilihat dari dua sisi, positif dan negatif.
Saya akan membahas di sisi positif saja, ya. Sepertinya di awal tulisan sudah saya singgung manfaat media sosial. Saya akan memberikan beberapa poin mengenai pentingnya media sosial bagi masyarakat.
– Bersosialisasi
– Mancari dan update Informasi
– Berbagi Informasi dan Ilmu
– Mencari uang
– mencari pasangan, dan lain-lain.
Sebenarnya masih banyak poin-poin yang bisa disebutkan. Tapi lima poin itu kiranya sudah mencakup semuanya. Jadi kita sebagai masyaarakat, percayalah media sosial itu sangat penting. Terlebih lagi adalah gunakan media sosial yang bijak dan menyebar atau membagikan postingan yang baik. Jangan menyebar berita palsu atau kebencian, karena berita hoax atau palsu sumber paling banyak ada di media sosial.
Jangan ikut-ikutan menebar kebencian. Sah-sah saja pilihan politik berbeda. Akan tetapi kita harus bisa saling menghormati.
Pentingnya Media Sosial dalam Promosi

Saat ini brand kecil maupun besar harus menggunakan media sosial dalam mempromosikan produknya. Hal ini sangat efektif jika dilakukan dengan tepat, akan membuat brand Anda akan lebih dikenal masyarakat. Selain itu media sosial juga bisa menaikkan kepercayaan terhadap brand yang sedang dirintis (awarness).
Sebenarnya penggunaan media sosial juga tak hanya sebagai tempat atau alat promosi, akan tetapi lebih dari itu. Misalnya sebagai sarana berinteraksi antara brand dengan pelanggan. Memberikan tips dan informasi mengenai produk, dan lain sebagainya.
Penggunaan media sosial dalam promosi itu akan lebih baik jika kontennya tidak selalu dengan promosi, apalagi hard selling. Karena saat ini pengguna internet juga sudah pandai, jika akun media sosial sebuah brand tertentu isinya promosi terus menerus, malah akan ditinggalkan.
Contoh pengelolaan media sosial yang bagus menurut saya, misalnya ada Traveloka, AIrBnB, dan masih banyak lagi. Di akun media sosial yang saya sebutkan tadi, justru kontennya tidak ada sama sekali yang berjualan atau promosi secara terang-terangan. Mereka memberikan konten yang masih nyambung antara liburan, maksudnya konten mengenai tempat wisata di kota A, B, dan seterusnya.
Tentunya setiap perusahaan memiliki strateginya masing-masing dalam berpromosi. Tapi salah satu langkah terbaik adalah dengan memaksimalkan media sosial sebagai sarana promosi. Dari sinilah brand Anda kan lebih cepat dikenal luas.
***
Di artikel selanjutnya saya akan membahas mengenai penggunaan media sosial yang baik. Karena setiap platform media sosial itu perlakuannya berbeda. Jika Facebook harus begini, maka Instagram tidak bisa diperlakukan sama dengan Facebook. Poinnya adalah setiap media sosial memiliki perlakuannya masing-masing. Jangan disamaratakan perlakuannya.






Leave a Comment