Perhelatan akbar pesta olah raga terbesar di Asia atau Asian Games sebentar lagi akan digelar di Indonesia, tepatnya di dua kota; Jakarta dan Palembang. Pemberitaan baik di media online maupun cetak terus tersiar. Jika dilihat dari sejarah, pesta olah raga ini bermula di Delhi, India pada tahun 1951. Sejak itulah, Asian Games digelar untuk pertama kalinya dan menjadi pesta olah raga rutin setiap empat tahun sekali.

Selama Asian Games digelar (17 kali), Indonesia pernah didaulat menjadi tuan rumah pada tahun 1962 yang diselenggarakan di Jakarta. Saat itu dibuka langsung oleh presiden Soekarno di Stadion Gelora Bung Karno.

Di tahun ini, Indonesia menjadi kali kedua sebagai tuan rumah Asian Games. Indonesia telah mempersiapkan turnamen Asian Games 2018 sejak lama. Dukungan baik dari pemerintah, swasta, maupun masayarakat terus bergema hingga sekarang.

Sebagai tuan rumah yang baik, kita harus menjamu para atlet dari luar dengan sebaik mungkin. Asian Games  juga bisa dijadikan momentum untuk menunjukkan Indonesia ke tingkat dunia, salah satunya di sisi pariwisata.

Saya sebagai masyarakat dan generasi muda Indonesia, sudah selayaknya mendukung pesta olah raga Asian Games. Mungkin di warkop, kafe, atau tempat nongkrong kebanyakan sudah tahu mengenai kapan diselenggarakannya Asian Games. Namun yang masih belum diketahui oleh masyarakat adalah bahwa di Asian Games tahun ini terdapat 53 cabang olahraga yang diperebutkan. Banyak banget, bukan?

Kebanyakan orang jika ditanya apa saja cabang olah raga yang dilombakan pada Asian Games, pasti mayoritas akan menjawab, sepak bola, voli, tenis meja, karate, dan panah. Ya, cukup beberapa cabang olah raga yang populer saja. Padahal masih banyaaak lagi olah raga yang dipertandingkan, misalnya Panjat tebing, Paralayang, Senam artistik, skateboard, sofbol, bahkan sampai Anggar. Saya kira teman-teman juga masih sedikit yang tahu tentang ini.

Dengan banyaknya cabang olah raga yang dilagakan dan ribuan atlet yang terlibat dalam pagelaran Asian Games, maka bukan hal yag aneh jika banyak dukungan dari swasta maupun pihak-pihak lain. Hal ini juga dilakukan oleh  perusahaan lokal consumer healthcare terdepan di Indonesia, Combiphar. Salah satu bentuk dukungan dari Combiphar adalah menjadi official supplier untuk Asian Games. Sebelumnya dukungan kepada atlet juga dilakukan oleh Combiphar dengan menggelar turnamen Combiphar Tennis Open. Tak hanya itu saja, Combiphar juga membuat kampanye Indonesia Kalahkan Batas atau #IndonesiaKalahkanBatas.

Konferensi Pers IndonesiaKalahkanBatas
Konferensi Pers IndonesiaKalahkanBatas dan foto bersama perwakilan dari Combiphar, INASGOC, dan atlet

Kamapanye #IndonesiaKalahkanBatas diluncurkan pada Selasa, 24 Juli 2018 di XXI Lounge Plaza Senayan. Saya dan teman-teman blogger diundang untuk menghadiri konferensi pers #IndonesiaKalahkanBatas. Yang hadir dalam konferensi pers adalah Bapak Michael Wanandi, Presiden Direktur Combiphar, Weitarsa Hendarto, VP Consumer Healthcare & Welness and international Operations Combiphar, Erris Heryanto dari INASGOC (Indonesia Asian games Organizing Commitee).

Michael Wanandi Presdir Combiphar
Michael Wanandi Presdir Combiphar

Untuk kamu ketahui, INASGOC adalah panitia nasional penyelanggara Asian games 2018. INASGOC bertanggung jawab sebagai panitia pelaksana yang akan menyusun rencana, menyiapkan Asian Games 2018.

#IndonesiaKalahkanBatas

#IndonesiaKalahkanBatas merupakan inisiatif dari salah satu produk Combiphar, yaitu OBH Combi. Pastinya teman-teman di sini sudah tak asing lagi dengan OBH Combi. Produk ini adalah merek obat batuk yang telah hadir di Indonesia lebih dari 46 tahun sebagai obat batuk yang efektif, alami dan terpercaya. Kampanye #IndonesiaKalahkanBatas ini turunan dari kampanye OBH sebelumnya yakni #BeatTheLimit atau #KalahkanBatas.

Sesi tanya jawab
Sesi tanya jawab

Tujuan diadakannya kampanye ini adalah OBH Combi ingin menginspirasi para generasi muda untuk mengalahkan segala batasan dalam kehidupan sehari-hari, dan mereka bisa terus maju dan meraih prestasi yang dibanggakan. Program #IndonesiaKalahkanBatas dari Combiphar ini dikampanyekan melalui berbagai kanal, baik media online maupun konvensional. Dengan adanya kampanye IndonesiaKalahkanBatas dari Combiphar ini juga menjadikan motivasi para atlet yang berlaga di Asian Games.

Dalam kamapanye ini, Combiphar telah memilih beberapa atlet Indonesia dari berbagai cabang olah raga, di antaranya:

– Dellie Tressyadinda (Panahan)
– Ricky Anggawijaya (Renang)
– Hanif Syahbandi (Sepakbola)

saya bersama atlet panahan Dellie Treesyadinda
saya bersama atlet panahan Dellie Treesyadinda

Kegiatan Kompetisi

Tak hanya itu, demi menyemarakkan Asian Games dan menyebarkan semangat kampanye #IndonesiaKalahkanBatas, Combiphar juga membuat kegiatan kompetisi bagi wartawan dan blogger, bentuk keompetisinya adalah menyebarkan semangat #IndonesiaKalahkanBatas dengan kompetisi foto di sosial media. Kompetisi ini berlangsung mulai 24 Juli – 15 September 2018.

Pengumuman pemenang akan disampaikan saat penutupan kampanye #IndonesiaKalahkanBatas, pada tanggal 25 September 2018. Peserta dari kalangan Jurnalis wajib memberikan copy ID pers, sedangkan Blogger dapat menunjukkan blognya.

#INDONESIAKALAHKANBATAS
#INDONESIAKALAHKANBATAS

Saya sebagai blogger sangat antusiuas untuk mengikuti kampanye #IndonesiaKalahkanBatas. Maka dari itu, saya pasti akan terlibat untuk menyebarkan #IndonesiaKalahkanBatas. Kalau kamu gimana?

31 COMMENTS

  1. Wahhh keren combiphar dukungannya untuk asiangames melibatkan para wartawan untuk kompetisi juga yaaa.
    Ini mmg asian games happening banget paling ditunggu seantero indonesia soalnya bs jd ajang peningkatan visa negara

  2. Kita semua hrs mendukung Asian Games 2018 ini karena ini ajang bergengsi yg akan membawa nama Indonesia makin dikenal dikalangan dunia. Smoga atlet Indonesia mampu Kalahkan Batas

  3. Aku juga dukung. Combiphar keren, gak tanggung2 dukungannya buat Asian games.
    Btw mau ikutan lombanya tdk?
    Rencananya aku pengen ikutan lombanya, tapi cari ide dulu aaahh 😀

  4. Spektakuler banget nih hadiah lombanya, sayang banget kalau dilewatkan.

    Sebagai warga negara Indonesia sudah sewajibnya kita dukung Asian Games untuk #IndonesiaKalahkanBatas. Dan semoga para atlet kita semngat berjuang dan merih prestasi emas

  5. Ibu aku pernah cerita keseruan Asian Games tahun 1962, semoga sejarah manis kembali terulang ya di Asian Games 2018 ini, saya juga sebagai blogger siap dukung Asian Games, Indonesia bisa kalahkan batas..

  6. sebagai orang Indonesia, saya juga dukung gerakan #IndonesiaKalahkanBatas ini. semoga para atlit kita dapat mengharumkan nama bangsa dengan membawa pulang banyak medali, amiion

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here