Saat ini gaya hidup sehat sudah menjadi salah satu tren di masyarakat, apalagi bagi generasi milenial. Hal ini bisa kita lihat hampir di setiap pusat kebugaran atau tempat gyms selalu ramai pada akhir pekan.

Dengan kesibukan dan melakukan aktivitas sehari-hari membuat kita terkadang lupa untuk hidup sehat. Gaya hidup sehat sebenarnya bisa dilakukan oleh setiap orang. Akan tetapi, masih banyak orang enggan melakukan hidup sehat.

Misalnya saya sendiri hingga saat ini masih belum bisa benar-benar untuk menerapkan hidup sehat. Sebagai seorang blogger dan pekerja, saya jauh sekali dengan hidup sehat. Dari pagi, siang, sore, malam, tak ada sama sekali hidup saya untuk berolahraga misalnya.

Waktu yang saya habiskan sehari-hari adalah jika tidak mendatangi event, ya di depan laptop. Apalagi jika akhir pekan datang, ditambah tidak ada jadwal ke mana-mana. Maka saya dari bangun tidur hingga kembali tidur, terus di rumah. Apa yang saya lakukan? Tentu saja bermain dengan gawai untuk sekadar melihat sosial media, atau di depan laptop. Ya, seperti itulah.

Gaya hidup sehat bisa dilakukan dengan berbagai cara. Mulai dari menjaga pola makan sehat, berolahraga, dan bahkan mengatur waktu tidur. Jika dipikir-pikir, kadang saya merasa menyesal. Padahal memiliki banyak waktu, tapi kurang menerapkan gaya hidup sehat.

Namun dengan berjalannya waktu, niat saya untuk hidup sehat kian hari kian bulat. Salah satu keberhasilan saya dalam hidup sehat adalah, sejak akhir tahun 2017, saya berhenti merokok. Padahal, sebelumnya saya bisa menghabiskan lebih dari satu bungkus dalam sehari. Itu hanya langkah kecil yang saya lakukan agar kualitas hidup saya lebih baik dan sehat.

Apa sih langkah-langkah kecil yang saya lakukan untuk menjaga pola hidup sehat?

Konsumsi Makanan Sehat

Selain berhenti merokok, sedikit demi sedikit sekarang saya mengkonsumsi makanan yang lebih sehat. Hal ini bisa dilihat dengan hampir setiap hari saya makan di rumah. Beruntungnya adalah istri sering memasak untuk kami berdua.

Dengan makan masakan sendiri, kita akan tahu bahan, kebersihan, takaran berbagai bumbu, dan cara memasak. Saya selalu mengantar istri pergi ke pasar untuk membeli berbagai bahan makanan yang akan dimasak. Meski saya hanya menunggu di tempat parkir. Tapi, setidaknya istri telah memilih bahan terbaik untuk kami berdua.

Tak hanya itu saja, di lemari es selalu kami siapkan buah-buahan agar melengkapi makanan sehat di rumah.

Mengatur Waktu Tidur

Mengatur waktu tidur dan durasi tidur adalah salah satu hal yang berat bagi saya. Apalagi dengan membuat jadwal tidur yang tetap. Semakin sulit.

Sebelum menikah, saya adalah orang yang suka begadang. Hampir setiap hari tidur lewat tengah malam. Namun, semakin ke sini, pola tidur saya semakin membaik. Semoga ke depannya bisa tidur di waktu yang tepat dan dengan durasi cukup.

Berolahraga

Sebenarnya ini juga sangat berat saya lakukan. Dengan kehidupan saya yang jauh dari aktivitas fisik membuat saya gampang lelah dan tidak tahan fisik. Tapi, saya juga tidak ingin terus-terusan hidup seperti ini. Meski jauh dari kata hidup sehat, saya juga akan membenahi dan ingin melakukan olahraga.

Pernah dulu ikut futsal, dan baru beberapa menit, nafas saya sudah ngos-ngosan. Saya tidak bisa mengatur nasaf dengan baik.

Berbicara mengenai olahraga, selain sepakbola, saya juga memiliki minat dengan olahraga lari. Namun, tidak seperti Mohamad Lalu Zohri yang memiliki kecepatan lari luar biasa.

Olahraga Lari

Olahraga lari kini sudah menjadi salah satu tren gaya hidup anak milenial. Hal ini bukan isapan jempol belaka, jika kamu datang ke Car Free Day setiap minggu pagi, maka banyak generasi muda yang ikut olahraga lari.

Meski sepele, ternyata olahraga lari harus memiliki trik-trik tertentu agar kita tidak mendapatkan keselahan dalam berlari. Tidak mau juga kan saat kita berlari, tiba-tiba berhenti di tengah jalan, karena kelelahan, dan pingsan. Maka, sebelum lari, kita harus meregangkan otot-otot, sederhananya adalah pemanasan.

Banyak gak sih di sini yang suka dengan olahraga lari? Saya mau memberikan informasi bahwa di bulan depan, yakni 7 Oktober 2018 akan ada event lari keren, yakni Combi Run 2018 yang diselenggarakan oleh Combiphar. Memangnya event lari seperti apa sih?

Sebelum membahas tentang Combi Run 2018, lebih baik saya akan menjelaskan sekilas tentang Combiphar. Combiphar adalah perusahaan local consumer healthcare terdepan di Indonesia. Perusahaan ini berdiri pada tahun 1971 dengan fokus di empat sektor bisnis yang terdiri dari Combi Consumer, Combi Helath, Combi Nutrion, dan Combi Bio. Mungkin teman-teman sangat familiar dengan salah satu produk andalannya yaitu OBH Combi.

Di perhelatan Asian Games 2018, Combiphar juga menjadi official supplier. Selain itu juga Combiphar turut mendukung para atlet Indonesia dengan membuat kampanye #IndonesiaKalahkanBatas

Jika kamu sudah mengetahui tentang Combiphar, maka saatnya saya akan mengulas tentang Combi Run 2018. Jadi Combiphar sejak 2013 rutin menggelar Combi Run. Tujuan diadakannya Combi Run adalah untuk mewujudkan komitmennya Compihar  yaitu Championing a Healthy Tomorrow untuk mendukung terciptanya generasi Indonesia yang lebih sehat.

Hal tersebut saya ketahui saat menghadiri press conference Combi Run 2018, yang dilaksanakan pada Kamis, 6 September 2018 di Hard Rock Cafe, Jakarta. Pada acara Press Conference dihadiri oleh Michael Wanandi (Presiden Direktur Combiphar), Yasha Chatab (pendiri komunitas Indorunners) dan Andreas Kansil (Race Director Combi Run 2018).

Press Conference Combi Run 2018
Press Conference Combi Run 2018

Event ini adalah salah satu program Corporate Social Responbility (CSR) dari Combiphar di bidang olahraga. Selain Combi Run, Combiphar juga memiliki event Combi Tennis dan Combi Golf. Combi Run pertama kali digelar pada tahun 2013. Combiphar secara konsisten menggelar Combi Run dan di tahun 2018 ini Combi Run berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

Combi Run 2018
Combi Run 2018

Dalam menyelenggarakan Combi Run 2018, Combiphar didukung oleh berbagai sponsor di antaranya Sinarmas Land. QBig, dan Gold’s Gym.

Apa yang membedakan Combi Run 2018 dengan tahun sebelumnya?

Pada tahun ini, Combiphar juga melahirkan inisiatif yang berbeda, yaitu Combi Run Academy. Inisiatif ini bertujuan untuk menciptakan generasi muda bisa berprestasi di bidang olahraga.

Combi Run Academy adalah bagian dari program CSR Combiphar, yakni Combi HOPE Helathy Living Education mengenai gaya hidup sehat. Peserta Combi Run Academy adalah para siswa yang berasal dari 15 sekolah di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Nantinya masing-masing sekolah akan melakukan seleksi dan merekomendarikan sebanyak 10 siswa-siwi dan 1 guru olahraga untuk mendapatkan edukasi olahraga lari dari Combiphar.

Press Conference Combi Run 2018 dan perwakilan sponsor
Press Conference Combi Run 2018 dan perwakilan sponsor

Kategori Lari Combi Run 2018

Combi Run tahun 2018 memiliki beberapa ketagori lari, di antaranya dalah kategori lomba Half Marathon,  EKIDEN khusus Pelajar dan Komunitas Lari dengan jarak 20 K, 10 K, 5 K, dan Kids Dash kategori usia 5-6 tahun, 7-8 tahun dan 9-10 tahun.

Bagi kamu yang ingin menjadi peserta Combi Run 2018, bisa dengan mendaftar di website resminya yakni combirun.com. Semoga teman-teman bisa menjadi juara, ya.

18 COMMENTS

  1. Sudah makan sehat, istirahat cukup dan yang kurang olahraga nih ka.. memang butuh niat dan konsisten ya ka.. udah sering niat sih, tapi ada aja alasan ngga olahraga.. semoga dengan mengikuti Combi Run 2018 ini hobby lama saya dalam olahraga lari bisa konsisten dilanjutkan

  2. Combi Run 2018 ini program yang bagus karena melibatkan langsung masyarajat dari anak-anak hingga orang dewasa untuk mencintai olahraga lari demi hidup yang sehat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here