Matahari pelan-pelan terbit
hiruk pikuk desaku sudah mulai terasa
suara burung-burungpun berkicau
embun yang indah menyerbu dedaunan

para petani berangkat ke sawah membawa cangkul serta sebungkus nasi dan air di dalam botol
menambah keriuhan desa ini
anak sekolah beramai-ramai berangkat sekolah
ada yang jalan kaki,ada juga yang naik sepeda

dingin desa ini,

menyegarkan kehidupan rakyatnya
aku tersenyum melihat nikmatnya hidup di sini
udara bersih, polusipun hampir tak ada

alami sekali,
waktu tiba di siang hari
tidak terlalu panas di sini, karna udaranya yang segar
pepohonan yang rimbun nan hijau

senja mulai datang,
suara adzan terdengar di kuping ini
anak-anak berlarian menuju masjid
masjid yang tidak terlalu besar itu

gelap menghinggapi, lampu di desa ini banyak yang mati
jalanan terlihat gelap, karena jarang ada lampu
kelihatan mencekam kalau malam desaku ini
suasana desa yang ramai kalau malam berubah menjadi sepi

bukan berarti desaku ini menakutkan
terdapat irama yang merdu di kesepian itu
ketika hujan datang, suara tetesannya merdu sekali
katakpun ikut bernyanyi
alami dan indah desaku ini
alangkah damainya hidup di sini
jangan sampai kelak hanya menjadi dongeng buat anak cucu kita.

Ngawi, Desember 2012
Robit Mikrojul Huda.
@RobitMH

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here