ROBIT.ID – Bagi teman-teman yang sering baca tech in asia, daily social, atau semacamnya, pasti sudah mengetahui mengenai startup. Namun, kata ini sepertinya masih awam di masyarakat apalagi yang gak begitu dekat dengan internet. Startup bisa diartikan dengan usaha rintisan, akan tetapi lebih condong ke digital atau teknologi.

Contoh startup di Indonesia sekarang sudah banyak dan akan terus tumbuh berbarengan dengan majunya teknologi. Jika kita berkiblat dengan startup yang ada di Indonesia, maka tak akan jauh-jauh dengan Go-Jek, Traveloka, Tokopedia, Bukalapak. Empat startup tersebut memang menjadi indikator kesuksesan startup di Indonesia.

kata startup di Indonesia menjadi booming, saat Go-Jek muncul. Memang benar, sebelumnya sering terdengar dengungnya, akan tetapi masih di kalangan tertentu, yakni oleh para pelaku, pengamat, dan sedikit warganet.

Berbicara mengenai startup, kita tidak bisa lepas dari internet dan penggunanya. Karena internet memang berkaitan erat dengan dunia startup. Sebagai negara berkembang, menurut survei yang baru saja dirilis oleh Asosiai Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), Indonesia pada tahun 2017 memiliki pengguna internet sebanyak 143,3 juta jiwa. Data ini meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya yakni 132,7 juta jiwa.

Penetrasi Pengguna Internet di Indonesia tahun 2017
Penetrasi Pengguna Internet di Indonesia tahun 2017 | APJII

Menarik dipelajari adalah jika ingin membuat startup, target market yang bisa diambil adalah bagi pengguna internet dengan usia 19 tahun – 34 tahun. Karena di usia tersebut memiliki persentase terbanyak dibanding usia lainnya. Usia ini adalah mereka para generasi Milenial dan sedikit di antaranya adalah generasi Z.

Data dari Daily Social juga menunjukkan bahwa Indonesia merupakan negara terbesar pengguna internet di Asia Tenggara. Dalam sekup Asia, Indonesia hanya kalah dengan China dan India.

Peringkat Startup Indonesia
Beberapa waktu lalu saya mencoba akses laman startupranking, laman ini memang dibuat khusus untuk menampilkan ranking startup di dunia. Kita bisa melihat dari skala global, benua, sampai negara. Selain itu kita juga bisa menganalisa mengenai startup, detil startup dan lain sebagainya. Perlu digaris bawahi adalah, peringkat startup di laman ini setiap waktu bisa berubah, karena mengikuti perkembangan startup dunia setiap harinya.

Sebagai orang kepo, saya iseng untuk melihat peringkat startup di Indonesia. Peringkat teratas dan 5 besar sih sudah dipastikan startup yang sudah kondang dan moncer, siapa lagi kalau bukan Tokopedia. Peringkat kedua diduduki oleh saingan terberatnya, yakni Bukalapak.

10 Peringkat Startup Indonesia
10 Peringkat Startup Indonesia | startupranking | 04 Februari 2018

Memang dua startup yang bergerak dalam e-commerce tersebut terus bersaing untuk menjadi nomor satu di Indonesia. Berbagai strategi dilancarkan untuk menjaring konsumen. Jika kita ingin membuat startup serupa, maka rasanya berat sekali untuk menjadi besar. Alasan utamanya adalah pemain startup e-commerce sudah banyak, dan modalnya juga harus besar. Hal ini juga menjadi persoalan bagi investor untuk terjun dalam niche serupa milih suntik dana ke Tokopedia atau Bukalapak. Di balik dari nama besar Tokopedia dan Bukalapak, terdapat investor yang sudah malang melintang dalam dunia startup baik global maupun lokal. Misalnya ada Alibaba, Softbank, East Ventures, Emtek, 500 Startups, dan lain-lain.

Setelah Bukalapak, terdapat Traveloka. Startup ini memang agak baru jika dibanding dengan pemain yang sama, yakni Tiketcom. Namun nama Traveloka dari hari ke hari terus melambung dan menjadi nomor satu di Indonesia sebagai startup pemesan tiket pesawat, hotel maupun kereta. Beberapa waktu terakhir, Traveloka bahkan melebarkan jaringannya di Asia Tenggara. Negara-negara seperti Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand dan Vietnam telah dimasuki.

Startup Unicorn Indonesia
Memang ini rada asing bagi teman-teman yang tak mengikuti perkembangan startup. Jadi startup unicorn merupakan startup yang memiliki nilai valuasi sebesar 1 miliar Dolar Amerika atau setara dengan 13,7 tiliun rupiah. Nah pada tahun 2017 kemarin, Indonesia mencatatkan empat startup sekaligus di jajaran startup unicorn di dunia. Di antaranya adalah Go-Jek Indonesia, Tokopedia, Traveloka dan Bukalapak.

Dengan adanya empat perwakilan startup, kini Indonesia menjadi catatan penting bagi perkembangan startup global. Dunia sekarang tidak lagi memandang sebelah mata mengenai perkembangan startup dari Indonesia. Maka bukan heran, jika startup besar dan investor-investor kelas dunia mengincar Indonesia sebagai terget yang empuk.

Melihat Startup Indonesia tahun ini

Seperti yang sudah saya singgung di atas bahwa jika ingin membuat startup, maka bisa dibilang kita bisa menghindari bidang e-commerce. Meskipun tidak seratus persen benar. Lantas apa yang cocok dan legit jika ingin membuat startup di Indonesia. Jawabanya tidak lain adalah di bidang financial technology atau sering disebut dengan fintech.

Tren Startup di Indonesia
Tren Startup di Indonesia

Beberapa tahun terakhir, Indonesia melahirkan startup fintech yang jumlahnya puluhan. Bahkan We are Social mengeluarkan data mengenai kemunculan startup di Indonesia dan ternyata didominasi oleh startup fintech. Dalam tahun 2017 dari jumlah total startup yang lahir, sebanyak 60 persennya adalah di bidang fintech.

Fintech memang legit dan menggiurkan untuk dijalankan. Akan tetapi membuat startup fintech itu harus memiliki data serta riset yang dalam dan serius. Karena jika tidak, akan sia-sia dan digilas startup lainnya yang sudah moncer seperti Go-Jek yang memiliki Go-Pay.

Untuk menutup tulisan iseng ini, sekarang memang sedang populer anak-anak muda yang membuat startup atau bekerja di perusahaan startup, akan tetapi semuanya itu sama. Tak usah membandingkan enak dan nyaman bekerja di startup atau  perusahaan besar, karena keduanya memiliki karakteristik masing-masing. Enak dan nyaman itu relatif. Yang terpenting adalah tetap berkarya.

Di postingan selanjutnya saya akan lebih sering membahas dunia startup di blog ini. Sebelumnya saya sering menulis di setara.net.