Indonesia adalah salah satu negara dengan perkembangan pengguna internet terbesar di dunia. Menurut data dari Hootsuite dan Wearesocial, sampai Januari 2018 pengguna internet di Inodonesia mencapai 132,7 juta jiwa. Dengan populasi mencapai 265,4 juta, maka penetrasi pengguna internet di Indonesia lebih dari 50 persennya.

Dalam sehari, pengguna internet di Indonesia masih menurut data yang sama, mereka rata-rata menghabiskan waktu sebanyak 8 jam 51 menit dalam sehari. Hal ini membuat Indonesia menempati posisi ke empat di dunia, yang hanya dikalahkan oleh Thailand, Filipina, dan Brazil.

Tentunya perilaku pengguna internet Indonesia dalam mengakses internet dengan berbagai aktivitas. Ada yang untuk menunjang pekerjaan, mencari uang, mencari informasi, mengakses sosial media, dan lain sebagainya.

Jika ingin mencari perkembangan atau informasi terbaru, kamu bisa membuka media sosial. Karena di media sosial akan ada jutaan informasi yang beredar setiap detiknya. Media sosial kini telah bertransformasi sebagai tempat mencari dan memberi informasi. Unggahan atau postingan yang personal, kini persentasenya sangat kecil.

Tak cukup sampai di situ, media sosial juga menjadi tempat penyebaran berita palsu (hoax) yang subur. Hampir semua informasi ada di sini. Belum lagi para penggunanya ada yang saling benci dan bully karena perbedaan pilihan politik.

Berbicara tentang media sosial, tentunya sekarang banyak sekali. Mulai dari Facebook, Twitter, Path, Youtube, Instagram dan lain sebagainya.

Saya akan membahas sedikit mengenai media sosial, khususnya pada Instagram. Mengapa memilih instagram? Soalnya media sosial ini emang lagi hits dan sedang digandrungi oleh warganet di seluruh dunia.

Pengguna Instagram di dunia

Instagram adalah salah satu media sosial terbesar di dunia. Data dari Hootsuite di awal tahun 2017 mencatat bahwa Instagram adalah media sosial dengan peringkat 9 di dunia. Ia mengalahkan Twitter, BBM, apalagi Tiktok.

Dengan pertumbuhan yang sangat signifikan, membuat masyarakat khususnya generasi Milenial dan Z berbondong-bondong untuk menggunakan Instagram.

Ketika tulisan ini saya buat (17/7/2018), aplikasi instagram di Google Play Store telah diunduh sebanyak 1 Milyar. Artinya hampir semua pengguna internet di dunia sebagian besar telah menggunakan instagram. Selain itu Google Play store, instagram juga menempati peringkat ketiga dalam kategori “top free social”.

Lho ini kok malah ke mana-mana sih ya? Padahal saya cuma ingin bikin tulisan “Bagaimana sih caranya mendapatkan followers instagram” tentunya yang organik dan tanpa tools dan semacamnya ya.

Memangnya apa sih pentingnya memiliki followers banyak? Setiap orang pasti akan memiliki alasannya masing-masing.

  1. Meningkatkan branding kamu di dunia online
  2. Mendapatkan endorsment (uang)
  3. Hits atau terkenal
  4. Meningkatkan profesional usaha Anda (ol shop)
  5. Dan lain sebagainya.

Setelah sudah tahu manfaat memiliki banyak followers, saatnya kita untuk membahas cara mendapatkan banyak followers instagram dengan organik.

Cara Mendapatkan Banyak Followers Instagram

Buat Konten Unik dan Berkualitas

Content is King. Ya, konten adalah segalanya. Tidak hanya di instagram saja, jika misalnya kamu penulis atau blogger, atau pengiklan atau lainnya. Pasti yang paling utama diperhatikan adalah konten. Dengan konten yang unik akan menambah impresi postingan lebih tinggi dibanding dengan konten yang biasa.

Selain unik, kontennya harus memiliki kualitas yang bagus. Baik dari gambar maupun caption. Dengan gambar yang berkualitas dan unik tentu saja akan lebih mudah meningkatkan followers. Jadi jangan asal dalam memposting konten di instagram. Perhatikan dengan baik dan usahakan warna tone-nya harus konsisten. Hal ini akan memperbagus feeds kamu.

Sejatinya instagram itu sosial media yang khusus untuk mengeksplor gambar atau foto. Maka perhatikan baik-baik ketika ingin posting.

Posting dengan Konsisten (Terjadwal)

Maksudnya konsisten adalah, misalnya kita dalam satu hari posting satu konten yang unik dan berkualitas. Setelah itu besoknya juga harus membuat postingan yang berbeda dan harus unik serta berkualitas. Jangan membuat postingan terlalu banyak dalam satu hari, apalagi rentang waktunya berdekatan. Hal ini seperti ‘nyampah’. Bukannya menambah followers, bisa-bisa kamu malah diunfollow.

Ini kenapa ada foto ini Ya gapapa sih
Ini kenapa ada foto ini? Oh maaf, ke-upload. 😀

Usahakan dalam membuat postingan juga di waktu yang tepat. Atau bisa dikatakan dengan istilah prime time. Jangan posting jam 2 pagi, atau jam 4 pagi misalnya. Siapa yang akan melihat postinganmu. Unggah kontenmu sekitar jam 7 malam atau di jam-jam orang yang sedang tidak sibuk. (bukan jam tidur).

Buat Akun Instagram Business

Apa sih bedanya instagram biasa dengan business? Hal ini sangat penting untuk diketahui. Karena hampir semua selebgram maupun influencer di instagram pasti akunnya sudah beralih ke business. Dengan mengubah dari personal ke business maka kamu akan bisa menganalisa postingan kamu, mulai dari reaksi, impresi, engangement, audience (usia dan lokasi) dan lain sebagainya.

Mengubah ke akun instagram business itu tidak diperlukan biaya kok. Yang harus kamu persiapkan adalah buat fanpage facebook dan sambungkan dengan akun instagram kamu. Sangat mudah dan gratis.

Akun Instagram @RobitMH
Akun Instagram @RobitMH

Tambahkan Hastag (Tagar) yang relevan

Salah satu langkah mudah untuk menaikkan follower adalah dengan cara setiap unggahan kamu disertai dengan tagar. Beberapa waktu lalu instagram telah memberi aturan bahwa maksimal tagar yang bisa kamu pakai sebanyak 35 tagar (dalam satu postingan). Namun apakah satu postingan akan kamu kasih 35 tagar? Pastinya tidak. Pakailah hastag secukupnya. Saya biasanya tidak banyak, maksimal 5 tagar.

Saat menggunakan tagar juga harus relevan dengan konten kamu. Misalnya kamu seorang traveler, maka beri tagar #travelling #traveler dan sejenisnya. Hal ini sangat berdampak secara cepat jika kamu menggunakan tagar yang tepat.

Sebelum menggunakan tagar, lebih baik kamu melakukan riset tagar apa yang sering digunakan dan tagar apa yang sedang populer. Mengapa harus menggunakan tagar? Alasannya adalah banyak orang yang mencari sesuatu melalui tagar. Jadi gunakan tagar yang relevan serta riset terlebih dahulu ya.

Sabar dan Terus Posting yang Bermanfaat

Langkah terakhir yang bisa kamu lakukan adalah dengan terus posting yang berkualitas dan unik. Oh ya, instagram diciptakan untuk berbagi gambar kepada teman, sehabat, maupun orang lain yang tidak kamu kenal. Maka dalam membuat postingan, jangan SARA. Selain branding kamu akan jelek, juga akan ditinggalkan oleh followersmu.

Jika lima cara di atas kamu terapkan, maka bukan tidak mungkin dalam beberapa waktu ke depan instagram kamu akan kebanjiran followers dan kebanjiran endorsment. Bagaimana, tertarik dengan cara yang saya tulis di atas? Jika teman-teman ada yang memiliki cara lain, boleh di-share di kolom komentar ya.

22 COMMENTS

  1. Kelemahan saya kalau IG itu nggak terjadwal postingnya. Trus yang saya heran, kalau posting yang ada penampakan saya, yang ngelike banyak. Kalau sebaliknya, minim banget. Mana dasarnya nggak suka foto diri sendiri. Hihihi…

  2. Yg terakhir tu betul banget. Sabaaaarrr,… banyak yg suka gak sabar trus memutuskan beli, kadang keliatan njomplang dan dipaksain, hehe. Yg penting konsisten posting ya? Oke noted 😀

  3. Posting konten unik sih aku setuju, tapi pemilihan tone sama schedule post aku belum bisa konsisten..

    Kalo instagram busineess juga masih belum terasa efek’a apalagi harus buat fanpage FB lagi. Engagment aku lebih tinggi kalo dishare ke akun FB personal yang memang sudah aktif sejak lama.

    Dari semua opsi di atas sih, aku paling sering pakai Tagar. Tapi, gak tau deh algoritma IG akan membaca tagar relevan yang seperti apa untuk sekarang.

    Sempet kepikiran juga sih cara instan itu memang beli followers, tapi banyak juga yang masih naik turun akibat beli itu. Kalo gitu, sekarang aku rajin Instagram Walking aja sih. Itu terasa juga kok efek’a*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here